Pencuri Ikan Dipenjara Seumur Hidup
Suatu sore di dekat waduk ikan,ada
seorang laki-laki barnama Ucok sedang duduk melamun.Dia sedang berfikir, apa
yang akan dia bawa pulang untuk bahan masakan istrinya dirumah.
Sepintas timbul niat Ucok untuk
mencuri ikan di waduk yang ukurannya lumayan besar itu, awalnya Ucok merasa
ragu akan niat itu tapi mau bagaimana lagi, mau diberi makan apa anak-anaknya
dirumah.Lalu si ucok menjalankan niatnya itu, tak lama kemudian ia dipergoki
oleh orang yang hendak pulang dari melaut, dan ia pun diserahkan ke kantor polisi.
Setelah beberapa saat diintrogasi
oleh pak polisi dan mendapat peradilan, si Ucok dikenai hukuman dipenjara seumur
hidup, dan si Ucok dimasukkan kedalam jeruji besi.
Hari pertama
ia dipenjara, si Ucok bertemu dengan seorang napi yang sudah tua.
“kau masih
tertlihat muda, kejahatan apa yang telah
kau perbuat hingga kau nyasar kesini, Nak?”Tanya napi tua itu.
"Saya
mencuri ikan pak", jawab Ucok dengan singkat.
“kau dapat vonis
berapa tahun?”Tanya napi tua itu lagi.
"Saya
dihukum seumur hidup pak dengan masa percobaan 2 tahun" jelas si Ucok.
"Pencurian
ikan kok sampai dihukum seberat itu?” Dengan rasa heran napi tua itu bertanya
lebih jauh.
"Saya
hanya mengebom ikan di dalam sebuah waduk pak, d engan sebuah detonator tenggelam, kemudian 3 ekor ikan
mengambang di permukan air.”Ucok mencoba untuk manjawabnya.
"Kasus
ini kan hanya kasus biasa, paling-paling kamu Cuma dihukum beberapa minggu.”sahut
napi tua itu dengan santainya.
"Pokok
masalahnya adalah, tidak lama kemudian mengapung pula mayat beberapa orang
penyelam"sambung si Ucok.
"Hahaha,
pantas saja kamu masuk penjara, ternyata yang kamu bom tidak cuma ikan saja, melainkan manusia juga ikut
terkena bom tersebut".gelak sang napi tua.
Dan akhirnya narapidana tua
tercengang dan tertawa akan penjelasan narapidana muda tersebut. Situasi kembali normal dan mereka bersama-sama
berbincang-bincang dalam penjara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar