Pembelajaran Luar Sekolah ke Solo
Pasa hari Selasa, tanggal
16 Februari 2016, SMA Negeri 2 Magelang mengadakan Pembelajaran Luar Sekolah
(PLS) ke Solo. PLS
tersebut dilaksanakan di PT. Sri Rejeki Isman Tekstil di Jalan K.H. Samanhudi
No. 88, Jetis, Sukoharjo 57511, Solo, Jawa Tengah, Kabupaten Solo dan di Museum
Sangiran di daerah Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Peserta terdiri
dari siswa-siswi kelas X dan Bapak Lbu guru pendamping. Kendaraan yang kami
pakai adalah Bus. Pembagian bus diatur sesuai kelompok. Tiap satu kelas terdiri
dari 6 kelompok yang sesuai dengan nomor bus. Setiap bus diisi oleh kelompok
tertentu dan para guru pendamping.
Paginya seluruh
peserta diharapkan berkumpul di SMAN 2 Magelang pada pukul 06.30. awalnya kami
menunggu di area sekolah, namun setelah beberapa menit, kami disuruh menungggu
di dekat jalan supaya jikala bus sudah sampai , kami bisa langsung naik. Setelah
bus dating, kamipun segera masuk ke bus kami masing-masing.
Kunjungan ke PT.Sritex
dan Museum Sangiran
1. PT.Sri Rejeki Isman Tekstil
Tempat tujuan kami yang pertama
adalah PT.Sritex. kami tiba disana sekitar pukul 11.00. setelah sampai disana
kami langsung dipersilahkan untuk memasuki salah satu gedung di pabrik
tersebut.
PT. Sri
Rejeki Isman Tekstil(PT.Sritex)
berlokasi di Jalan K.H. Samanhudi No. 88, Jetis, Sukoharjo 57511,
Solo, Jawa Tengah, Kabupaten Solo. Awalnya
Perusahaan Sritex merupakan sebuah toko yang berada di Pasar Klewer, Solo, Jawa
Tengah, yang didirikan oleh H. M. Lukminto bersama istrinya bernama Toko Sri
Rejeki. Kerena usaha ini dibangun dengan kerja keras, ketekunan, dan memiliki
manajemen yang baik, usaha ini berkembang pesat.
Hasil dari usaha ini dipergunakan untuk
membeli tanah di daerah Sukaharjo. Awal dari perusahaan ini ialah pabrik tenun,
tetapi seiring berjalannya waktu perusahaan ini menjadi pabrik pemintalan dan
berkembang menjadi perusahaan garmen hingga saat ini. Perusahaan Sritex ini
adalah perusahaan tekstil terbesar di Asia Tenggara. Perusahaan ini telah
mengirimkan hasil produksi seragam militer atau ekspor ke 50 negara di dunia.
2.Museum
Manusia Purba Sangiran
Setelah
mengunjungi PT.Sritex, kami lalu melanjutkan perjalanan ke tempat selanjutnya, yaitu
Museum Manusia Purba Sangiran. Sebelumnya kami mampir ke rumah makan terlebih dahulu untuk mengambil
nasi kotak. Kami makan di dalam bus sambil menikmati perjalanan. Kami tiba di
Sangiran sekitar pukul 14.00 WIB.
Museum
Purbakala Sangiran adalah museum arkeologi
yang terletak di Kalijambe, Kabupaten
Sragen, Jawa Tengah, Indonesia.
Museum ini berdekatan dengan area situs fosil purbakala Sangiran yang merupakan
salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO. Situs
Sangiran memiliki luas mencapai 56 km² meliputi tiga kecamatan di Sragen (Gemolong,
Kalijambe, dan Plupuh)
serta Kecamatan Gondangrejo yang masuk wilayah Kabupaten Karanganyar. Situs Sangiran berada
di dalam kawasan Kubah Sangiran yang merupakan bagian dari depresi Solo,
di kaki Gunung Lawu (17 km dari kota Solo).
Museum Sangiran beserta situs arkeologinya, selain menjadi obyek wisata yang
menarik juga merupakan arena penelitian tentang kehidupan pra sejarah
terpenting dan terlengkap di Asia, bahkan dunia.
Di museum dan situs
Sangiran dapat diperoleh informasi lengkap tentang pola kehidupan manusia purba
di Jawa yang menyumbang perkembangan ilmu pengetahuan seperti Antropologi,
Arkeologi, Geologi, Paleoanthropologi. Di lokasi situs Sangiran ini pula, untuk
pertama kalinya ditemukan fosil rahang bawah Pithecantropus erectus
(salah satu spesies dalam taxon Homo erectus) oleh arkeolog Jerman,
Profesor Von Koenigswald.
Lebih menarik lagi, di area situs Sangiran ini pula
jejak tinggalan berumur 2 juta tahun hingga 200.000 tahun masih dapat ditemukan
hingga kini. Relatif utuh pula. Sehingga para ahli dapat merangkai sebuah
benang merah sebuah sejarah yang pernah terjadi di Sangiran secara berurutan.
Wah, mestinya Anda bisa menyertakan gambar-gambar atau foto yang mendukung dengan aspek yang Anda laporkan. Penulisan PT. tidak perlu pakai titik (.) --> PT Sritex
BalasHapus